Postingan

DIBALIK TABIR MAKAM JOGET - DESA CAMPUREJO PANCENG GRESIK

Zaman dahulu ada leluhur dari Desa Campurejo yang sampai saat ini masih belum diketahui pasti namanya. Leluhur ini disebut-sebut merupakan salah satu dari pendiri Desa yang saat ini disebut "Campurejo". Ada yang mengatakan jika leluhur ini dulunya hanya tinggal di pasar desa Campurejo, dengan kata lain tidak memiliki tempat tinggal. Meski begitu warga yang tinggal di Desa Campurejo ini memperlakukan leluhur ini dengan baik, misalnya memberi makan, memberi pakaian dll. Tiba di suatu ketika desa Campurejo ini diserang oleh wabah yang beri nama pagebluk, atau orang zaman sekarang menyebutnya malaria/kolera. Banyak sekali warga yang terkena wabah ini dan berakhir meninggal, warga yang terkena wabah ini lalu diungsikan di area dekat lapangan, dengan alih-alih menghentikan menyebaran wabah ini. Tak disangka-sangka ternyata leluhur desa ini juga terjangkit wabah tersebut hingga diungsikan ke tempat yang telah disediakan, tak lama dari terjangkitnya wabah itu sang leluhur akhirnya me...

DESA CAMPUREJO - Panceng Gresik

Desa Campurejo terletak di wilayah Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik. Desa Campurejo yang dulunya bernama Desa nyamplung yang mempunyai arti mudah tertarik. Seiring berjalannya waktu diganti dengan Campurejo, yang berasal dari kata Campur dan Rejo. Campur yaitu bergabung dan Rejo yaitu jaya, jadi kata Campurejo mempunyai arti yang bergabung akan merasakan kejayaan. Hal ini dibuktikan bahwa pada zaman dulu kala, di desa ini banyak sekali orang asing yang datang ke desa ini demi untuk mencari rezeki. Dibarengi doa dan usaha, rata-rata orang asing yang merantau ke desa ini bisa merubah nasib lebih baik dari sebelumnya. Usaha yang mereka lakukan bermacam-macan, ada yang menjadi pedagang, ada yang menjadi nelayan dan masih banyak lagi. Biasanya yang menjadi nelayan ini yakni seorang laki-laki dan kemudian hasilnya langsung dijual ditempat pelelangan ikan sekaligus tempat pemberhentian para nelayan.  Beriring dengan perkembangan zaman masyarakat desa campurejo babat alas, dalam proses ...

Esay atau kritik kliping sastra cerpen karya M Shoim

Gambar
  WANITA-WANITA BERSTIGMA NEGATIF Stigma menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yaitu merupakan ciri negatif yang menempel pada pribadi seseorang karena pengaruh lingkungannya. Stigma ini dapat melekat pada semua orang baik pria maupun wanita. Selama ini yang sering mendapat stigma negatif yaitu wanita. Namun stigma negatif yang melekat pada diri wanita ini apabila ditelusuri secara mendalam maka tidak lepas dari peran atau tindakan pria sehingga membuat wanita berstigma negatif. Misalnya pria tersebut melakukan tindakan melanggar hukum, maka secara otomatis wanita pasangan dari pria tersebut akan dipandang negatif juga oleh lingkungan sekitarnya. Stigma negatif wanita ini juga digambarkan dalam kisah beberapa cerpen karya M Shoim Anwar yang dimuat dalam kliping sastra Indonesia. Cerpen-cerpen karya M Shoim Anwar yang berkisah mengenai wanita yakni seperti Sorot Mata Syaila, Bambi dan Perempuan Berselendang Baby Blue, Tahi Lalat, Sepatu Jinjit Aryanti, Jangan Ke Istana Anakku...

Esai Video MAMA PAPA LARANG by judika, aransemen Mahasiswa PGRI Adi Buana Surabaya

Video MAMA PAPA LARANG by judika, aransemen Mahasiswa PGRI Adi Buana Surabaya https://youtu.be/i80eN2mQs_w Fokus : LIRIK LAGU "MAMA PAPA LARANG)  Esai : "Mencintai dan memperjuangkan" Bukan sebuah kerahasiaan lagi, bahwasanya ketika kita mempunyai keinginan, kitalah yang harus berjuang agar keinginan kita itu bisa tercapai. Hal itu juga berlaku dalam hal percintaan atau kisah kasih perasaan saling suka atau menyayangi antara laki-laki dan perempuan. Seseorang yang sama-sama mencintai, mereka akan memperjuangkan perasaan cintanya agar saling memiliki atau bersatu. Banyak yang harus mereka perjuangkan termasuk melawan permasalahan-permasalahan  internal mereka sendiri, misalnya saja perbedaan pendapat yang bisa jadi sebuah pertengkaran bahkan meregangkan suatu hubungan. Permasalahan yang demikian adalah sebuah kewajaran yang sudah pasti akan terselesaikan. Namun terdapat masalah yang besar ketika suatu hubungan tidak mendapatkan restu dari salah satu pihak, misalkan saja o...

Kritik atau esay puisi Malu (Aku) Jadi Orang Indonesia karya Taufiq Ismail

Malu (Aku) Jadi Orang Indonesia Karya Taufiq Ismail I Ketika di Pekalongan, SMA kelas tiga Ke Wisconsin aku dapat beasiswa Sembilan belas lima enam itulah tahunnya Aku gembira jadi anak revolusi Indonesia  Negeriku baru enam tahun terhormat diakui dunia Terasa hebat merebut merdeka dari Belanda Sahabatku sekelas, Thomas Stone namanya, Whitefish Bay kampung asalnya Kagum dia pada revolusi Indonesia  Dia mengarang tentang pertempuran Surabaya Jelas Bung Tomo sebagai tokoh utama Dan kecil-kecilan aku nara-sumbernya Dadaku busung jadi anak Indonesia Tom Stone akhirnya masuk West Point Academy Dan mendapat Ph.D. dari Rice University Dia sudah pensiun perwira tinggi dari U.S. Army Dulu dadaku tegap bila aku berdiri Mengapa sering benar aku merunduk kini  II Langit langit akhlak rubuh, di atas negeriku berserak-serak Hukum tak tegak, doyong berderak-derak Berjalan aku di Roxas Boulevard, Geylang Road, Lebuh Tun Razak, Berjalan aku di Sixth Avenue, Maydan Tahrir dan Ginza Berjala...

Kritik atau Esai Puisi Agus R. Sarjono

Puisi Agus R. Sarjono               Sajak Palsu Selamat pagi pak, selamat pagi bu, ucap anak sekolah dengan sapaan palsu. Lalu merekapun belajar sejarah palsu dari buku-buku palsu. Di  akhir sekolah mereka terperangah melihat hamparan nilai mereka yang palsu. Karena tak cukup nilai, maka berdatanganlah mereka ke rumah-rumah bapak dan ibu guru untuk menyerahkan amplop berisi perhatian dan rasa hormat palsu. Sambil tersipu palsu dan membuat tolakan-tolakan palsu, akhirnya pak guru dan bu guru terima juga amplop itu sambil berjanji palsu untuk mengubah nilai-nilai palsu dengan nilai-nilai palsu yang baru. Masa sekolah demi masa sekolah berlalu, merekapun lahir sebagai ekonom-ekonom palsu, ahli hukum palsu, ahli pertanian palsu, insinyur palsu. Sebagian menjadi guru, ilmuwan atau seniman palsu. Dengan gairah tinggi mereka  menghambur ke tengah pembangunan palsu dengan ekonomi palsu sebagai panglima palsu. Mereka saksikan ramainya perniagaan palsu...

esai atau kritik puisi Wiji Thukul

Puisi Wiji Thukul           PERINGATAN Jika rakyat pergi Ketika penguasa pidato Kita harus hati-hati Barangkali mereka putus asa Kalau rakyat bersembunyi Dan berbisik-bisik Ketika membicarakan masalahnya sendiri Penguasa harus waspada dan belajar mendengar Bila rakyat berani mengeluh Itu artinya sudah gasat Dan bila omongan penguasa Tidak boleh dibantah Kebenaran pasti terancam Apabila usul ditolak tanpa ditimbang Suara dibungkam kritik dilarang tanpa alasan Dituduh subversif dan mengganggu keamanan Maka hanya ada satu kata: lawan!              Di Bawah Selimut Kedamaian Palsu Apa guna punya ilmu Kalau hanya untuk mengibuli Apa gunanya banyak baca buku Kalau mulut kau bungkam melulu Di mana-mana moncong senjata Berdiri gagah Kongkalikong Dengan kaum cukong Di desa-desa Rakyat dipaksa Menjual tanah Tapi, tapi, tapi, tapi Dengan harga murah Apa guna banyak baca buku Kalau mulut kau bungkam melulu Berikut esai atau kritik ten...